Kalkulator Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai
Kalkulator perbandingan gratis, sederhana dan majemuk, senilai dan berbalik nilai (aturan tiga). Temukan nilai yang hilang dan lihat perhitungannya ditulis langkah demi langkah.
Apa fungsinya
Perbandingan (aturan tiga) mencari satu nilai yang belum diketahui dari tiga nilai yang diketahui, ketika dua besaran berubah secara proporsional. Jika 3 buku tulis harganya 12, maka 7 buku tulis harganya 28: harga naik seiring jumlah buku, jadi perbandingannya senilai. Jika 6 tukang menyelesaikan tembok dalam 10 hari, 15 tukang menyelesaikannya dalam 4 hari: makin banyak tukang, makin sedikit hari, jadi perbandingannya berbalik nilai. Perbandingan majemuk melakukan hal yang sama dengan lebih dari dua besaran sekaligus, misalnya mesin, hari, dan barang yang dihasilkan. Kalkulator menampilkan perhitungannya secara tertulis, sehingga Anda dapat mengikutinya atau menyalinnya ke tugas Anda.
Cara memakainya
- Pilih sederhana atau majemuk.
- Ketik nilai yang diketahui dan tentukan, untuk setiap besaran, apakah perbandingannya senilai atau berbalik nilai.
- Baca hasilnya dan perhitungan yang menghasilkannya.
Perhitungan berjalan di peramban Anda. Tidak ada yang Anda ketik dikirim ke mana pun dan tidak ada yang disimpan, jadi Anda bisa memakainya dengan angka sungguhan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu perbandingan (aturan tiga)?
Cara mencari nilai keempat dari suatu perbandingan jika tiga nilai lainnya diketahui. Ditulis sebagai "a berbanding b seperti c berbanding x", perbandingan senilai memberi x = b × c ÷ a dan perbandingan berbalik nilai memberi x = a × b ÷ c.
Bagaimana mengetahui apakah senilai atau berbalik nilai?
Tanyakan apa yang terjadi pada nilai yang dicari jika besaran lainnya menjadi dua kali lipat. Jika nilai itu juga menjadi dua kali lipat, perbandingannya senilai (lebih banyak buku, harga lebih tinggi). Jika menjadi setengahnya, perbandingannya berbalik nilai (kecepatan lebih tinggi, waktu lebih singkat).
Bagaimana cara kerja perbandingan majemuk?
Bandingkan setiap besaran dengan besaran yang dicari, satu per satu, seolah-olah besaran lain tetap, lalu tentukan apakah pasangan itu senilai atau berbalik nilai. Hasilnya adalah nilai yang diketahui dikalikan setiap rasio: nilai baru per nilai lama untuk besaran senilai, nilai lama per nilai baru untuk yang berbalik nilai.
Kapan perbandingan memberi jawaban yang salah?
Ketika besaran-besarannya sebenarnya tidak proporsional. Anak yang tingginya 1 m pada usia 5 tahun tidak akan setinggi 2 m pada usia 10, dan resep untuk 4 orang tidak selalu bisa dikalikan tepat untuk 40. Perhitungan hanya sebaik asumsi bahwa satu besaran berubah sebanding dengan besaran lainnya.
Wikipedia — Cross-multiplication
Wikipedia — Proportionality (mathematics)